by

Sains Story 1 : Aku Pembunuh Manusia yang Paling Kejam

Tak seorang pun yang belum kenal dengan aku. Jumlahku sangat banyak, berjuta-juta bahkan bermilyar. Aku suka berkeliaran di sembarang tempat. Mulai dari tempat yang paling kotor sampai di tempat-tempat yang indah, bahkan di atas makanan dan hidangan yang cukup lezat. Maka aku sangat dibenci manusia, untuk dibasmi.

Namaku adalah “Lalat”. Siapa yang belum kenal denganku? Percayalah kalian, bahwa aku pembunuh manusia yang paling kejam? Nah, dengarkan baik-baik, aku hendak menuturkan caraku berkembang biak, dan bagaimana caraku membunuh manusia. Bahkan memperkenalkann seluruh kegiatanku, biar kalian mengenalku.

Tahukah kalian, bahwa sejodoh lalat, ialah aku dan pasanganku, katakanlah istriku. Jadi, cuman dua ekor lalat saja, dalam beberapa hari saja telah menurunkan generasi lalat berjuta-juta banyaknya, bahkan beratus milyar. Aku adalah lalat betina, setiap kali bertelur mampu mengeluarkan 2.000 butir telur putih. Dari sekian banyak telurku, dalam waktu sepuluh hari telat menjadi lalat dewasa seperti aku. Lalat yang sekian jumlah nya itu pun kemudian bertelur pula.

Masing-masing bertelur lebih dari 2.000 butir. Padahal dalam tempo sehari aku bertelur beberapa kali. Dan dalam tempo sepuluh hari, telur sebanyak itu sudah menjadi lalat dewasa. Mereka bertelur, kemudian menetas, kemudian bertelur, dan begitu seterusnya. Dan didalam kalangan lalat tidak ada yang sama sekali menganjurkan untuk supaya ber-KB. Cuma, tidak setiap telur bisa jadi lalat dewasa. Sebagaimana tingkah laku lalat, kami cukup mengganggu dan menyusahkan manusia.

Tentunya kalian telah maklum bukan, bahwa dimana mana aku menyebarkan penyakit yang sangat membahayakan bagi keidupan manusia? Sebagaimana anda ketahui, aku suka bertempat di tempat-tempat yang sangat menjijikan. Di sampah-sampah, dan barang apa saja yang membusuk, terutama bangkai-bangka. Baik bangkai binatang seperti tikus, dan bangkai apa sajalah yang baunya sangat menjijikan manusia, justru menjadi kegemaranku, sekaligus menjadi santapanku yang paling lezat. Kecuali itu kami suka mengerumuni kotoran-kotoran. Entah itu kotoran babi, tahi ayam, bahkan kotoran manusia. Maka kalau masih ada manusia yang buang hajat disembarang  tempat, itu sangat disukai.

Soon : Cerita 2 : dan Masih Tentang Lalat

Comment

PERDANANEWS